Beberapa Sentra Baru Budidaya Walet di Indonesia

Jika kita amati, dalam dua dekade terakhir, pulau Jawa telah mengalami perubahan fisik secara besar-besaran. Kondisi ini menyebabkan banyak ruang usaha terbuka seperti hutan atau lahan pertanian yang beralih fungsi menjadi kawasan industri dan daerah hunian. Akibatnya, banyak satwa liar, termasuk walet mencari habitat baru untuk bertahan hidup.



Beberapa daerah lain di luar jawa seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Lombok, dan Sumbawa ini mulai ramai dibangun gedung walet. Kondisi dan keadaan alam di pulau-pulau tersebut masih menyediakan ruang terbuka yang relatif lebih luas, iklim makro yang sesuai, dan pakan alami yang melimpah dibandingkan denan keadaan di Pulau Jawa. Hal ini tidaklah masalah, karena para pebisnis walet sejati akan terus mengikuti kemanapun walet menetap. Beberapa daerah yang berpotensi untuk di jadikan areal bisnis saeang walet sebagai berikut:


  • Daerah Malayang di Sulawesi Utara
  • Sulawesi Selatan terutama kota Makasar
  • Maluku, Halmahera, Loloda dan Wasile
  • Bali
  • Sumatera: Lampung (Teluk Betung, Metro, Labuan Maringgai, Sribawono, Gading Rejo, Gedong Tataan, dan Pringsewu)
  • Pulau Bangka: Pangkal Pinang, Sungai Liat, Tempilang, Jebus, Mentok, dan Tobali
  • Kalimantan: mulai dari Pontianak sampai ketapang.

0 Response to "Beberapa Sentra Baru Budidaya Walet di Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel